Merokok memang kebiasaan yang mematikan. Tapi, berhenti merokok ternyata malah bisa mendatangkan kematian “mendadak.” Ini terjadi pada sepasang suami istri di Malaysia.

Ceritanya, Mohamed Ibrahim Kader Mydin, 47, dan istrinya, Rosina Mydin Pillay, 41, mendatangi kerabatnya pada Kamis 2 Oktober 2008, di Kuala Lumpur. Ku Chin Wah, juru bicara kepolisian, mengatakan bahwa kedatangan pasangan itu untuk curhat seputar masalah mereka. Ibrahim ingin berhenti merokok, sedangkan sang istri ingin sembuh dari penyakit asma dan Liver.

“Begitu mendengar itu, seorang kerabat pria mereka yang berusia 23 tahun menyarankan agar pasangan itu menjalani ritual yang membolehkan seluruh anggota keluarga untuk memukul demi menyembuhkan penyakit,” kata Ku kepada kantor berita Malaysia, Bernama.

Ibrahim dan Rosina ternyata setuju dengan usul sadis tersebut. Ritual pun dimulai. Kepala pasangan itu mula-mula di benturkan ke meja. Lalu dipukul dengan helm dan sapu. Ambulans baru dipanggil sejam kemudian ketika pasangan itu mulai tak sadarkan diri. Keduanya akhirnya meninggal di rumah sakit.

Selain Ibrahim dan Rosina, korban lainnya adalah seorang anak perempuan berusia 15 tahun, putri salah seorang dari keempat tersangka. Dia juga dipukuli karena secara tak sengaja masuk ke dalam ruangan tempat Ibrahim dan Rosina dipukuli. Si anak perempuan itu sekarang berada dalam kondisi kritis.

Menurut polisi, salah seorang dari keempat tersangka merupakan penganut aliran sesat yang biasa menjalankan ritual kekerasan seperti itu. Padahal, selama ini pemerintah Malaysia tergolong sangat keras memerangi aliran-aliran yang mereka anggap menyimpang.