Pihak kepolisian Spanyol diberitakan telah menangkap 121 pria dan menyita jutaan file komputer, dalam sebuah operasi terbesar di negeri itu berkait dengan pornografi anak-anak di internet.

“Sampai saat ini, pihak berwenang masih mencari 96 pria lain. Mereka belum ada yang ditahan,” kata Kepala Reserse Teknologi Kepolisian Nasional Spanyol Manuel Vazquez, Rabu (1/10).

Untuk mengungkap kasus pornografi anak-anak itu, pihak kepolisian mengerahkan 800 personel yang melakukan penyelidikan di lebih dari 200 rumah seluruh provinsi Spanyol.

Operasi dilakukan lewat kerja sama dengan Kepolisian Brazil untuk melakukan penyelidikan jaringan komputer di 75 negara yang diperkirakan telah melakukan transfer jutaan file.

“Selama penyelidikan, polisi menemukan distribusi gambar anak-anak dalam posisi tak senonoh,” kata Vazquez. “Beberapa di antaranya bahkan melukiskan tindak perkosaan,” tambah Vazquez.

Masih menurut Vazquez, dua di antara pria yang ditangkap itu bahkan menggunakan model keponakan lelakinya yang berusia kurang dari 10 tahun.

Mengenai identitas pria-pria yang ditangkap itu, Vaquez menyebut sebagai profesional, di antaranya pilot, penjaga sekolah, sopir taksi, dan pegawai bank. Empat di antaranya berusia kurang dari 18 tahun.

Mereka diduga kuat terlibat dalam penyebaran materi pornografi. Jika terbukti, mereka bisa dihukum delapan tahun.

Dalam beberapa tahun belakangan, Spanyol gencar melakuikan operasi melaan pornografi anak. Beberapa di antaranya dilakukan lewat kerja sama dengan kepolisian internasional.